Berawal dari percakapan tentang pekerjaan. Tak disangka, di balik diskusi singkat itu, tumbuh percakapan yang semakin merujuk keseriusan tentang kami.
Dengan niat yang tulus, Bangun memberanikan diri datang menemui orang tua Norma. Bukan sekadar ingin dekat, tapi meminta izin untuk mengenal lebih dalam dan melangkah bersama.
Dalam suasana hangat dan sederhana, kami mengikat janji dalam acara lamaran. Keluarga dan orang-orang terdekat menjadi saksi awal mula perjalanan kami.
Kini kami siap melangkah dalam ikatan suci pernikahan. Menyatu dalam cinta, harapan, dan doa untuk saling menemani dalam setiap musim kehidupan.





